Uncategorized

Mahasiswa GPM Palas Gelar Aksi, Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyimpangan Program Makan Gizi Gratis(MBG)

Lovanews.com.sumut

Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Padang Lawas (GPM Palas) menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas pada Kamis (02/07/2026). Aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Padang Lawas.

Dalam orasinya, Qadafi Nasution menyampaikan bahwa adanya indikasi ketidakwajaran dalam tata kelola program MBG, khususnya pada aspek koordinasi, distribusi, hingga dugaan praktik pungutan yang dinilai mencederai tujuan program nasional tersebut. Lebih tegas lagi Qadafi menyampaikan “Program MBG yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi masyarakat justru berpotensi disalahgunakan oleh oknum tertentu di tingkat daerah. Oleh karena itu, kami mendesak Bapak Kejari untuk tidak tinggal diam.

harapannya dalam waktu dekat bapak Kejari segera memanggil dan memeriksa koordinator badan gizi Nasional (BGN) inisial SD serta ketua satgas Padang lawas karna kami juga menduga kuat adanya praktik pungutan dalam proses penempatan tenaga SPPG, baju BGN dan pengurusan administrasi program hingga sampai pada penentuan titik dapur MBG, yang nilainya bervariasi serta tidak sesuai dengan prinsip transparansi.”

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Jhon Kristian, S.H., M.H., menyampaikan “Persoalan MBG ini sebenarnya bukan bagian kami lagian mari kita dukung bersama program ini karena ini sangat baik untuk negara kita, Kami menghormati dan menerima aspirasi dari adek-adek mahasiswa. Pada prinsipnya, setiap laporan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku dan harapannya adek-adek mahasiswa tetap bersabar karena disini banyak laporan dan tentunya ini tidak akan didiamkan akan kita tindaklanjuti yang terpenting tetap bersabar” ujarnya.

Aksi berlangsung dengan tertib. Mahasiswa berharap Kejaksaan Negeri Padang Lawas dapat segera mengambil langkah konkret dan transparan dalam menindaklanjuti laporan serta tuntutan yang disampaikan.

“Kami tidak akan berhenti sampai ada kejelasan hukum. Ini bukan sekadar aksi biasa, kami datang kemari bukan untuk bermain-main, ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa,” tegas Panaekan Hasibuan selaku Koordinator Lapangan dalam aksi tersebut.

RON/GADAFI

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button